banner 928x800

Presiden Ramos-Horta Menyerukan Aksi Bersatu Melawan Perubahan Iklim

Dili, Timor Leste, 20 Maret 2024 – Dalam pidato bertenaga pada Seri Kuliah Kepresidenan 2024, Presiden J. Ramos-Horta mendesak kerjasama global untuk mengatasi dampak bencana perubahan iklim yang mengancam Timor Leste dan negara-negara kecil lainnya.

“Perubahan iklim adalah bencana global yang membutuhkan respon global,” kata penerima Hadiah Nobel Perdamaian itu. Namun negara-negara kecil seperti Timor Leste yang hanya berkontribusi sekitar 0,003% emisi global penyebab perubahan iklim tidak dapat menghadapi tantangan eksistensial ini sendirian.

Berbicara di hadapan pejabat senior, akademisi, dan pemimpin masyarakat sipil, Ramos-Horta menguraikan dampak dahsyat yang telah dialami negaranya, termasuk penurunan produksi pertanian, ketahanan pangan, kekurangan air, kerusakan infrastruktur, kehilangan nyawa, dan pengungsian.

Dia memuji keterlibatan aktif Timor Leste dalam perundingan iklim PBB tetapi menekankan diperlukannya bantuan internasional melalui transfer teknologi, peningkatan kapasitas, dan bantuan keuangan untuk meningkatkan ketahanan dan upaya mitigasi.

Presiden mengimbau negaranya untuk mempercepat transisi ke pembangunan rendah karbon dengan mendorong energi terbarukan, reboisasi, upaya konservasi, dan program kehutanan masyarakat. Dia menekankan perlunya strategi iklim menyeluruh yang melibatkan semua sektor untuk membangun kota dan infrastruktur tangguh iklim di seluruh negeri.

“Kita menghadapi krisis mendesak yang mengancam eksistensi kita,” tegas Ramos-Horta. “Namun dengan bersatu, melalui persatuan global dan aksi nasional, kita bisa mengatasi ancaman iklim dan membangun masa depan berkelanjutan untuk semua.”

Media PR/TVE-T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *