Tve-t Dili, 12 Mei 2024 – Kepresidenan Republik telah mulai menerapkan kebijakan tentang dokumen Persaudaraan Kemanusiaan di kota-kota, dengan tema “Kemarin Adalah Gairah, Hari Ini Adalah Belas Kasihan, Esok Akan Menjadi Budaya Perjumpaan.” Dokumen Persaudaraan Kemanusiaan ditandatangani oleh Takhta Suci Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Ahmad Al-Tayyeb di Abu Dhabi pada 4 Februari 2019.
“Kepala Negara kita Ramos-Horta, sebelum menjadi calon Presiden Republik, diundang menjadi juri di Abu Dhabi tentang penyadaran perihal persaudaraan kemanusiaan,” kata Penasihat Nuno Horta. Dengan demikian, setelah menjadi juri di Abu Dhabi, Kepala Negara terpilih menjadi Presiden Republik Demokratik Timor Leste dan mulai berbicara dengan Parlemen Nasional untuk menerapkan dokumen ini di Wilayah Nasional.
Kemudian Parlemen mengeluarkan Resolusi No. 11/2022, menyetujuinya secara bulat pada 13/05/2022, dan pada 19/09/2022 Presiden Horta dan Wakil Perdana Menteri Takhta Suci meluncurkan Pusat Persaudaraan Kemanusiaan di Istana Kepresidenan. Oleh karena itu, bersama dengan Penasihat Persaudaraan Kemanusiaan Nuno Horta dan timnya, mereka akan melanjutkan mensosialisasikannya di kota-kota lain.
Mulai tanggal 2-12 Mei, tim penasihat Persaudaraan Kemanusiaan mengadakan kampanye dan diseminasi tentang Persaudaraan Kemanusiaan pertama-tama di Sekolah Menengah Umum Malere dan Sekolah Dasar Dom-Baumeta di Kota Aileu selama tiga hari. Dilanjutkan di Sekolah Menengah Umum Fernando Lasama, Sekolah Menengah Katolik St. Maria Ainaro, serta Sekolah Dasar Venancio Ferraz, Sekolah Dasar St. Maria, dan Pendidikan Dasar Fernando Lasama di Kota Ainaro selama tiga hari. Dan terakhir di Sekolah Dasar Diligencia Same, dan Sekolah Menengah Colegio Sao Miguel Arcanjo (COSAMAR) di Kota Manufahi.
Selama penyadaran Persaudaraan Kemanusiaan di kota Aileu, Ainaro, dan Manufahi, para siswa, direktur/kepala sekolah, termasuk beberapa guru, merasa senang dan berterima kasih kepada Presiden Republik melalui tim Persaudaraan Kemanusiaan, karena mereka dapat membagikan pengalaman tentang dokumen Persaudaraan Kemanusiaan. Mereka merekomendasikan kepada Kepala Negara untuk mempercepat kerja sama dengan Kementerian Pendidikan agar dokumen ini dapat dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan.
Presiden Republik akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan untuk memasukkan dokumen Persaudaraan Kemanusiaan ke dalam kurikulum pendidikan Timor Leste, karena melalui dokumen ini, memberikan pemikiran kepada kita untuk menjaga lingkungan dan hewan, serta bagaimana menciptakan perdamaian dan persatuan di masyarakat kita, terutama di negara kita Timor-Leste.
Sesuai dengan agenda Juni, Tim Persaudaraan Kemanusiaan Kepresidenan Republik akan melanjutkan mengadakan kampanye dan sosialisasi Persaudaraan Kemanusiaan di wilayah timur.
Media PR/Tve-t.














