Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Dili, 12 Oktober 2023
Presiden Republik, José Ramos-Horta, akan melakukan kunjungan resmi ke Uni Emirat Arab (UEA) dari tanggal 13-15 Oktober. Pada awal tahun 2023, Presiden Republik mengunjungi Qatar di mana beliau berpartisipasi dalam KTT Negara-Negara Kurang Berkembang (LDC).
“Uni Emirat Arab adalah salah satu negara terkaya, paling toleran, dan paling liberal di kawasan Teluk. Dengan kunjungan ini, kedua negara bermaksud untuk mengeksplorasi cara-cara untuk memperkuat hubungan bilateral mereka, terutama di bidang promosi investasi, hidrokarbon, dan ketahanan pangan,” kata Presiden Republik.
Selama kunjungan ini, Presiden Republik akan mengadakan pertemuan bilateral dengan rekan sejawatnya, His Majesty Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dengan Ketua Parlemen, Perdana Menteri Dubai, yang juga Wakil Presiden dan “Penguasa Dubai”, di antara pejabat tinggi lainnya di negara tersebut. Bapak Presiden juga akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan sektor swasta, khususnya di bidang investasi, dan akan mengunjungi fasilitas kilang minyak di Abu Dhabi. Agenda resmi juga termasuk makan malam dengan Sekretaris Jenderal Zayed Award of Human Fraternity, Hakim Abdusalam.
Pada akhir tahun ini, Timor-Leste akan membuka perwakilan diplomatik di Abu Dhabi, sehingga memperkuat kehadiran negara di kawasan tersebut.
Setelah kunjungan resmi, di kota yang sama, Presiden Republik, atas undangan Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perdagangan dan Pembangunan – UNCTAD, juga akan berpartisipasi dalam sebuah KTT berjudul “Global Leaders Investment Summit”, menjadi salah satu pembicara utama. Presiden juga akan berpartisipasi dalam meja bundar dengan tema “Negara-Negara Kepulauan Berkembang dan Jaminan Investasi”, antara tanggal 16-17 Oktober.
Pada tanggal 18 Oktober, Presiden dan rombongan akan berangkat ke Riyadh, Arab Saudi, di mana mereka akan berpartisipasi dalam KTT ASEAN-GCC (Gulf Cooperation Council) pada tanggal 20 Oktober. GCC meliputi Negara Kuwait, Qatar, Oman, Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.
Selama kunjungan ini, Presiden akan didampingi oleh Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Bendito Freitas, dan Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, dan delegasi masing-masing. Presiden dan rombongan dijadwalkan kembali ke Timor-Leste pada 22 Oktober.
TVE & Media PR//














